Butuh bantuan?Kontak Informasi
Sosialisasi Pencegahan Covid-19 di LPK Aoisora Sinar Indonesia

Sosialisasi Pencegahan Covid-19 di LPK Aoisora Sinar Indonesia

Surakarta – 27 Agustus 2020,mahasiswa Universitas slamet Riyadi ( Tri agung purnomo ) dari KKN BALI NDESO kelompok 7  melakukan sosialisasi pencegahan covid 19 di LPK AOISORA SINAR INDONESIA yang beralamat di JL.Sekip Asri,Kec.Banjarsari,Kota Surakarta,Jawa Tengah 57136 sosialisasi ini di lakukan selama 7 hari ,untuk di lakukan penyuluhan materi pencegahan covid 19 , dan di lanjutkan dengan pembuatan disenvektan dan hansanitier.
sosialisasi pencegahan covid 19
penyuluhan ini di lakukan pukul 11.00 WIB pelajar yang mengikuti kegiatan penyuluhan ini ada 10 peserta,mereka cukup antusias mengikuti kegiatan penyuluhan covid 19,sehingga materi dapat tersampaikan dengan baik,selain keaktifan peserta pada sesi tanya jawab peserta juga mampu menerima materi hingga waktu berakhir .

Sesi berikut nya di lanjutkan dengan pembuatan disenvektan dan handsanitizer

Apa itu disinfektan?
Disinfektan adalah cairan pembersih yang umumnya dibuat dari hidrogen peroksida, creosote, atau alkohol yang bertujuan untuk membunuh bakteri, virus, kuman, dan mikroorganisme berbahaya lainnya yang terdapat pada ruangan atau permukaan benda mati. Disinfektan biasanya digunakan untuk membersihkan permukaan benda-benda yang paling sering disentuh orang banyak. Contohnya, gagang pintu, meja, kursi, keran wastafel, lemari, dan lain-lain. Disinfektan juga mengandung konsentrasi biosida yang tinggi. Maka dari itu, disinfektan lebih efektif dalam mencegah timbulnya bakteri dan mikroorganisme pada permukaan benda mati apa pun, yang menjadi perantara paparan infeksi virus atau bakteri berbahaya bila dihirup atau disentuh manusia.
Cara membuat disinfektan sendiri di rumah sebenarnya kita bisa membeli bahan disinfektan utama yang merupakan produk pembersih rumah tangga. Jenis disinfektan yang direkomendasikan adalah cairan pemutih yang mengandung natrium hipoklorit atau cairan pembersih wipol yang mengandung benzalkonium klorida. Kedua produk itu kemudian di campurkan sesuai dengan takaran yang pas .

handsanitizer adalah cairan pembersih tangan yang bisa membunuh kuman tanpa harus mencuci tangan menggunakan sabun ,

Campur alkohol dan gliserol: Gliserol berfungsi sebagai bahan menghaluskan kulit dari sifat alkohol yang mengeringkan kulit. Kamu bisa melewati bahan gliserol jika sulit ditemukan. Namun, pastikan selalu melembabkan tangan dengan lotion atau moisturizer setelah penggunaan hand sanitizer ini.

Tambahkan hidrogen peroksida dan air distilasi: Jika kadar alkohol lebih rendah dari 99%, gunakan lebih sedikit air distilasi. Hidrogen peroksida dapat membantu membunuh bakteri yang melekat pada materi saat proses pengerjaan.

Aduk hingga merata

Tuang ke dalam botol semprot. Tunggu minimal 72 jam sebelum digunakan.

Begitulah langkah cara membuat hand sanitizer yang efektif dan benar. Kamu bisa memilih di antara dua formula ini. Jangan lupa untuk menggosok tanganmu 30-60 detik (atau hingga kering) setelah menggunakan hand sanitizer untuk memastikan virus dan kuman bakteri terbunuh.